Tips Memulai Ternak Ayam Boiler

Tips Memulai Ternak Ayam Boilers128, s1288, sabung ayam, adu ayam, laga ayam, agen sabung ayam, s128 sabung ayam, s1288 sabung ayam

Sabung ayam, Ternak Ayam Broiler – Beternak ayam memang menjadi salah satu jenis usaha yang mempunyai prospek cerah. Dan Usaha ini tidak yang membutuhkan modal besar. Hanya modal satu juta rupiah saja, kalian bisa menjalankan usaha ini. Memang Ada beberapa jenis ayam yang memang sangat potensial diternakkan, untuk ayam petelur juga  ayam pedaging (broiler). ulasan kali ini, tentunya akan dibahas secara lengkap untuk bagaimana cara yang lumayan mudah memulai usaha ternak ayam broiler. Untuk Ternak ayam pedaging cenderung yang lebih mudah dibandingkan ternak ayam jenis lainnya. Mari saja langsung  untuk simak ulasannya berikut ini.

 

Tips Mudah Ternak Ayam Broiler

Ayam

Ternak Ayam Bolier

agen s128, untuk Anda yang masih belum mantap menjalankan bisnis ini, ada beberapa alasan penting yang mungkin akan mampu menguatkan niat Anda. Pertama, daging ayam menjadi salah satu bahan makanan yang banyak digemari oleh masyarakat. Ada banyak olahan makanan yang terbuat dari bahan dasar daging ayam. Permintaan akan daging ayam pun selalu tinggi. Inilah yang menjadi alasan utama mengapa Anda harus memulai bisnis ternak ayam broiler. Lalu, alasan kedua, modal untuk memuali usaha ini tidak harus banyak. Seperti yang sudah sedikit disinggung di atas, Anda cukup menyediakan modal uang sebesar Rp 1 juta saja untuk memulai usaha ini.

 

s1288, Setelah Anda memantapkan niat untuk mulai usaha ternak ayam broiler, selanjutnya simak tips-tips berikut ini agar usaha Anda berjalan dengan lancar. Pahami tiap poin-poinnya. Inilah tips mudah memulai bisnis ternak ayam pedaging.

 

  1. Rencanakan Anggaran untuk Memulai Usaha

agen s1288, Seperti yang telah dijelaskan di atas, anggaran untuk memulai usaha ini tidak banyak. Hanya dengan budget sekitar Rp 1 jutaan saja, Anda bisa mulai menjalankan usaha ini. Contoh rincian anggaran untuk usaha ternak ayam broiler adalah sebagai berikut. Pertama, persiapkan modal tetap untuk memulai usaha ini. Anda membutuhkan kandang untuk ternak ayam. Anggaran yang harus Anda siapkan adalah lima buah kandang ayam dengan ukuran 3×3 m dengan biaya Rp 300.000,00. Siapkan juga 10 buah tempat makan dan 10 buah tempat minum dengan anggaran Rp 100.000,00. Untuk penerangan, gunakan 4 buah lampu bohlam dengan anggaran Rp 20.000,00. Jumlah anggaran untuk model tetap sebanyak Rp 420.000,00.

judi Tajen Online   Kedua, ada modal yang terhitung sebagai modal tidak tetap untuk ternak ayam broiler. Yang termasuk modal tidak tetap adalah bibit ayam broiler, pakan, dan obat-obatan. Berikut adalah rinciannya. Untuk usaha awal, Anda membutuhkan setidaknya 200 ekor bibit ayam dengan harga sekitar Rp 100.000,00. Pakan ayam sebanyak 5 karung konsentrat dengan harga Rp 625.000,00. Obat-obatan dan vitamin ayam sebesar Rp 100.000,00. Terakhir, biaya listrik sebesar Rp 25.000,00. Jumlah anggaran modal tidak tetap adalah Rp 850.000,00. Jadi, jika dijumlah, anggaran modal awal yang perlu Anda siapkan adalah Rp 1.270.000,00 saja.

 

  1. Memilih Bibit Ayam Broiler Terbaik

Bibit ayam broiler yang akan Anda ternakkan haruslah bibit yang terbaik. Bibit ayam yang berkualitas adalah bibit ayam yang sehat dan tidak terdapat cacar di bagian tubuh mana pun. Bibit ayam yang unggul memiliki pergerakan yang aktif dan terlihat lincah. Untuk langkah awal memulai usaha ternak ayam broiler, Anda cukup membeli 100 ekor bibit ayam untuk diternakkan menjadi ayam pedaging yang berkualitas.

 

 

 

  1. Membuat Kandang Ayam

Persiapan kedua untuk mulai bisnis ternak ayam broiler adalah mulai untuk membuat kandang. Tak perlu ribet dalam mempersiapkan kandang ayam pedaging. Untuk tahap awal, Anda bisa memakai lahan kosong di samping rumah Anda. siapkan kandang berukuran 3 x 3 m sebanyak lima buah. Kandang yang ideal harus memiliki pencahayaan yang baik. Sirkulasi udara dan cahaya harus lancar. Pencahayaan, baik dari sinar matahari maupun lampu, sangat dibutuhkan. Sirkulasi angin dalam kandang juga harus diperhatikan.

 

Jika Anda masih bingung terkait kandang ayam pedaging, Anda bisa berkonsultasi dengan mereka yang lebih ahli. Orang yang berpengalaman di bidang ternak ayam broiler akan mampu memberikan alternatif-alternatif tertentu jika terjadi kebuntuan.

 

Saat kandang sudah siap digunakan, pasang berbagai peralatan yang dibutuhkan untuk menyambut DOC ayam broiler. Peralatan yang penting di antaranya adalah penghangat, sekat-sekat, dan litter. Peralatan makan dan minum juga harus diperhatikan. Pada 14 hari pertama, perawatan pada ayam-ayam ini harus lebih intensif. Jika pada masa 14 hari pertama ada anak ayam yang bergerombol, itu berarti suhu ruangan tidak cukup hangat. Jika anak-anak ayam mulai menyebar, itu berarti suhu ruangan terlalu panas. Suhu kandang harus selalu hangat sehingga anak ayam bisa berkembang dengan baik.

 

Pada tahap selanjutnya, perhatikan kondisi kebersihan kandang. Kandang yang terlalu kotor akan membuat pertumbuhan ayam broiler menjadi terganggu. Kandang sebaiknya dibersihkan setiap pagi dan sore hari.

 

  1. Proses Pemberian Pakan dan Minum

 

beras merah pakan ayam

Proses pemberian pakan dan minum harus secara libitum. Akan tetapi, pemberian jumlah pakan juga harus disesuaikan dengan umur ayam. Jangan terlalu banyak, jangan terlalu sedikit juga. Intensitas pemberian pakan setiap harinya adalah tiga kali per hari. Agar proses pemberian pakan ini lebih terstruktur, ada baiknya Anda mencatat jumlah pakan yang telah diberikan. Hal ini untuk lebih memudahkan Anda dalam mengontrol berapa jumlah pakan ayam yang sudah diberikan.

 

  1. Proses Pemeliharaan Kesehatan

Ayam juga membutuhkan vitamin atau antibiotik untuk mendukung perkembangannya. Untuk Anda yang sedang memulai usaha ternak ayam pedaging, ada baiknya untuk memberikan vaksin pada 14 hari pertama pemeliharaan ayam. Vaksinasi ini dilakukan untuk mencegah ayam terjangkit penyakit ND atau New Castle Disease dan juga penyakit gumboro. Setelah vaksinasi, Anda hanya perlu mengontrol kesehatan ayam secara rutin setiap minggunya.

 

  1. Penimbangan Berat Badan

Bisnis ternak ayam pedaging yang diambil adalah dagingnya. Untuk itu, harus dilakukan penimbangan bobot ayam. Satu minggu sekali harus ada jadwal penimbangan bobot ayam. Setelah itu, hitung rata-rata penimbangan. Pastikan ayam-ayam yang Anda rawat memiliki perkembangan yang baik.

 

  1. Lakukan Pencatatan

Pencatatan harus dilakukan secara rutin untuk mengetahui perkembangan pasti dari bibit-bibit ayam pedaging. Data-data yang perlu dicatat adalah jumlah ayam, konsumsi pakan yang telah diberikan dan sisa pakannya, pemberian vaksinasi, pemberian vitamin, dan terakhir adalah penimbangan.

 

Bisnis usaha ternak ayam broiler bisa dipanen setelah ayam berumur 35 hari sampai dengan 42 hari. Dari modal awal hanya sekitar Rp 1 jutaan, Anda bisa mendapatkan keuntungan berlipat ganda. Bisnis ini bisa digolongkan sebagai bisnis yang sangat menjanjikan.

 

Demikian adalah sedikit tips sukses mengenai bagaimana cara mudah ternak ayam broiler. Bisnis yang cukup menjanjikan ini bisa dijadikan usaha sampingan Anda. Usaha ini juga bisa dijadikan sebagai pilihan lain bagi Anda yang sudah bosan menjadi pegawai. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda. Nantikan informasi penting dan menarik lainnya hanya di situs ini.